it belongs to me

just me

Archiver dans la catégorie ‘jesus

love them all

sans commentaires

sudah 1 tahun 2 bulan kepanitiaan itu berjalan. cukup lama untuk kami bisa mengenal antara satu dengan yang lainnya. disaat kami bisa bekerja sama mewujudkan suatu tujuan yang sama, disaat ada konflik yang mungkin terjadi, tapi aku bersyukur untuk semua itu yang menjadikanku bisa bertumbuh, tidak menjadi aku yang salah, tapi bisa lebih memperbaiki diri.

malam ini, kami bisa berkumpul tanpa membicarakan program yang akan kami kerjakan selama 2 bulan kedepan sebelum acara berlangsung. tertawa bersama, sharing, dan saling mengapresiasi antara satu dengan yang lainnya.

aku pribadi sangat terharu. aku banyak dibangun melalui kepanitiaan ini. bekerja sama dengan orang” yang belum pernah aku kenal sebelumnya, tapi melalui bagian inilah kami bisa saling mengenal dan mengerti antara satu dengan yang lain.

dana yang cukup besar yang harus kami cari tidak menyurutkan langkah kami dalam membangun konsep dan segala detil acara yang akan berlangsung selama 5 hari nanti. teman, aku sungguh bersyukur bisa mengenal kalian semua.

terimakasih sudah mau menerima aku apa adanya. terimakasih untuk mau membangun aku dengan lebih baik lagi. terimakasih untuk selalu mengingatkan akan deadline” yang harus aku capai. terimakasih untuk terus mengingatkan bahwa pelayanan yang kita lakukan bukan untuk pribadi masing” kita, tapi untuk TUHAN yang sudah menyelamatkan kita.

terimakasih untuk cinta kalian. i love you all.

Rédigé par aLdo

juin 1, 2008 à 12:32

Publié dans jesus, krb 2008

a lot

avec 3 commentaires

banyak banget yang pengen ditulis, tapi lagi males nulis *katanya pengen, koq males? aneh..*
mulai dari jalan” ke jogja sampe tadi, nonton ps i love you.. mudah”an masih sempet ketulis semuanya..

kaliurang-jogjakarta, 15-17 maret 2008
perjalanan ini udah direncanain dari 1 bulan sebelumnya, jadi ga alasan buat ga ikut! tujuannya buat bantuin kakak pelayanan yang lamaran, bantuin moto-moto gitu lah..
9 orang berangkat tanggal 15 pagi dengan 2 mobil dikendarai oleh 3 orang pembalap *gantian bawanya*. rencanannya berangkat subuh, jam 5 gitu, tapi ada sedikit kendala karena si dia.. *ups, ampuuun*
mampir sarapan di kota apa gt *gw lupa namanya..* trus makan siangnya kira” jam 2 siang di kaliurang, jogja. makanannya lumayan enak koq.. dibayarin pula.. *thank you, kak!!*
nyampe hotel jam stengah 4 sore, abis itu langsung buru” buat siap ke gereja jam 4 sore, abis kak harry harus mimpin kebaktian jam segitu di gpdi kaliurang. kelar kebaktian, ikut jamuan makan malam di rumah pendeta gpdi kaliurang sekaligus rumah calon mempelai wanitanya, ditutup dengan jus jambu merah.. *uenak bgt!!*


besoknya dilanjutin acara lamaran di aula hotel. acara yang cukup sederhana, secara cuman pertemuan keluarga kedua calon aja, nobody else.. dilanjutin makan siang di tempat semalem *tetep enakkk…* ditambah acara jalan” kliling” lokasi pelayanan gpdi kaliurang. tempatnya asik!! nah, yang terakhir namun penting, rapat keluarga *kalo yang ini gw ga ikut, sleeping time..*.
slesai? yup! langsung dilanjutin acara beres”, mau balik ke surabaya! tapi lewat solo buat makan gudeg dulu yang *katanya* enak.. *tapi emang enak koq..* dari jogja sekitar jam 5 sore, sampe surabaya sekitar jam 1 malem, ditambah acara antar-mengantar, baru sampe rumah jam 2 subuh.. fiuh…
dan yang bikin ga enak, insomnia gw pake’ acara kumat, jadi baru bisa tidur sekitar jam 3.30 subuh…

jumat agung-paskah

ga ada yang begitu spesial di hari” libur panjang ini. seperti kegiatan tahun” sebelumnya, ikut kebaktian jumat agung di gereja bethany nginden. yang membuatnya spesial mungkin tentang cara” Tuhan yang tetap setia mengingatkan gw tentang kasih Tuhan yang besar banget buat gw. *i love you, Jesus*
oya, ini yang berbeda. gw dari dulu sekeluarga udah terbiasa untuk mengikuti kebaktian subuh saat paskah. entah itu waktu gw masih di mataram maupun waktu gw sudah pindah di denpasar. nah, selama 3,5 tahun gw di surabaya, gw blom pernah sekalipun ikut kebaktian subuh. so, dengan sangat bertekad gw paksain diri gw untuk bisa bangun subuh” untuk persiapan ikut kebaktian subuh. dan God still loves me, gw bisa bangun dan ga ngantuk waktu ibadah! *thx God*
ga selesai di situ, acara paskah dilanjutin doa IFES bersama temen” pelayanan mahasiswa dari berbagai universitas di surabaya, pelayanan siswa, dan beberapa staff perkantas jatim.

nonton

hehehe…. tetep, ditengah kesibukan gw, acara nonton pasti ada di tengah”nya..
barusan nonton ps i love you, sebuah film yang sangat romantis, sampe” penonton samping kanan gw habis 1 kotak tissue buat ngapus air matanya, untung gw bukan orang yang gampang nangis.. sayang gw ga punya pacar buat diajak nonton, jadi deh tadi jadi obat nyamuk! grrr…
soal resensi, kalian cari sendiri deh, banyak koq bertebaran di jagat raya dunia maya ini, tinggal panggil om gugel, pasti beres! daripada gw ngasi spoiler disini, mending kalian cari sendiri, ok!?
*very recommended for romantic couple*

Rédigé par aLdo

mars 24, 2008 à 6:04

Publié dans blogging, jesus, movie, photograph

untuk satu detik

sans commentaires

minggu kemaren karena ada keperluan, jadinya nyari gereja yang jam 4:30pm, jadi deh sama temen” di ajak ke gki resud.

di akhir khotbahnya, sang pendeta (ga taw namanya) memberikan suatu perumpamaan yang menarik..

terdapat sebuah jam tangan yang berhenti berdetak. lalu TUHAN datang dan bertanya kepadanya,

“hei, mengapa engkau berhenti berdetak”

lalu jam tangan itu menjawab, “saya sudah sangat lelah TUHAN, saya sudah hidup selama beberapa puluh tahun, saya tidak kuat lagi untuk berdetak.”

“ayo, bersemangatlah. kamu pasti bisa berdetak lagi,” TUHAN memberinya semangat. “maukah engkau berdetak untuk satu tahun lagi untukKu? bila dibandingakan dengan puluhan tahun hidupmu, tentu satu tahun bukanlah waktu yang lama, bukan?”, kata TUHAN lagi.

“tapi TUHAN, saya benar-banar tidak kuat, saya tidak sanggup untuk berdetak, apalagi untuk satu tahun ke depan”, jawabnya.

“kalau begitu, maukah engkau berdetak untuk satu bulan saja untukKu?”

dan jam tangan itu tetap menolak, “terlalu lama, ya TUHAN”, katanya.

TUHAN tetap berusaha, “kalau begitu untuk satu hari ini saja”, katanya.

“TUHAN, satu hari itu 24 jam, dan setiap jamnya ada 60 menit. itu masih terlalu lama untuk jam tua sepertiku”, elaknya lagi.

dan TUHAN masih belum menyerah, “bagaimana dengan satu menit?”

dan untuk kesekian kalinya jam tangan itu menolaknya.

“kalau begitu, satu detik bukanlah suatu langkah yang berat untukmu, bukan?”

“baiklah TUHAN, aku akan mencoba untuk satu detik ke depan”, jam tangan itupun mengalah.

dan setiap satu detik langkahnya untuk maju, jam tangan itu akan kembali memohon kekuatan untuk dapat menjalani satu detik langkahnya lagi sampai TUHAN berkata, “inilah saatmu untuk berhenti berdetak”.

perumpamaan ini ingin mengatakan kepada kita bahwa didalam segala kekuatiran kita akan kekuatan kita, akan masa depan kita yang tidak begitu jelas nampaknya, mintalah kekuatan kepada TUHAN untuk dapat mempunyai kekuatan menapaki langkah demi langkah menuju sebuah akhir yang indah.
jika kita melihat bahwa masa depan kita masih jauh dan sulit, mintalah kepada TUHAN untuk dapat menapaki hari esok untuk menuju kepada masa depan yang indah, sampai TUHAN berkata, “cukuplah waktumu di dunia, marilah pulang ke rumahmu yang kekal bersamaKu..”

“Tuhan, beri aku kekuatan untuk satu detik ke depan”.

Rédigé par aLdo

décembre 17, 2007 à 6:11

Publié dans jesus

john 3:16

sans commentaires

“new message”
satu pesan baru ada di inbox message friendsterq, dari teman lama yang masih bisa bertukar kabar hingga saat ini sejak smp. satu pesan yang mengingatkan kembali akan kasih seseorang, yang-pasti-tidak bisa kubalas.

Di kota Chicago, pada suatu malam yang gelap dan dingin dan turun salju. Seorang anak laki menjual koran di suatu pojok, orang-orang keluar masuk dalam dinginnya malam. Anak laki tersebut kedinginan sehingga ia tidak berusaha menjual banyak koran.

Anak laki itu menghampiri seorang polisi dan berkata, “Pak, anda pasti tahu khan dimana seorang anak laki miskin dapat menemukan tempat yang hangat untuk tidur malam ini? Anda lihat, saya tidur di dalam sebuah kotak di sekitar sudut di sebuah gang, luar biasa dinginnya malam ini di sana. Tentunya akan sangat menyenangkan bila mempunyai tempat hangat untuk tinggal.”

Polisi itu menoleh ke anak tersebut dan berkata, “Engkau pergilah ke jalan itu, ke rumah putih yang besar, dan kau ketuk pintunya. Ketika mereka keluar membuka pintu kau hanya perlu mengatakan Yohanes 3:16 dan mereka akan membiarkan kau masuk.”

Anak laki itu melakukannya, ia menaiki anak tangga menuju rumah itu, mengetuk pintunya dan seorang wanita menjawab.

Anak itu menengadah dan berkata, “Yohanes 3:16.”

Wanita itu berkata, “Masuklah, anakku.”

Wanita itu membawanya masuk dan menyuruh ia duduk di kursi goyang di depan perapian tua besar yang menyenangkan dan wanita itu berlalu.

Anak itu duduk di situ sebentar, dan berpikir “Yohanes 3:16.. saya tidak mengetahuinya, tapi itu tentunya dapat menghangatkan seorang anak yang kedinginan.”

Tak lama kemudian, wanita tersebut kembali dan bertanya “Engkau lapar?”

Anak itu menjawab, “Yah, sedikit. Saya belum makan selama dua hari dan saya kira saya dapat bertahan dengan sedikit makanan.”

Wanita itu membawanya ke dapur dan mendudukannya di sebuah meja penuh dengan makanan yang lezat. Anak itu makan dan makan sampai ia tidak dapat makan lagi.

Kemudian ia berpikir kepada dirinya sendiri “Yohanes 3:16.. wah, saya jelas tidak mengetahuinya, tapi tentunya itu dapat mengenyangkan seorang anak yang kelaparan.”

Wanita itu membawanya naik tangga menuju kamar mandi dengan bak mandi besar yang penuh dengan air hangat dan anak itu masuk ke dalamnya dan berendam sebentar.

Sewaktu ia berendam, ia berpikir lagi kepada dirinya sendiri, “Yohanes 3:16.. saya jelas tidak mengerti itu, tapi itu dapat membersihkan seorang anak yang kotor. Saya belum pernah mandi, benar-benar mandi, seumur hidup saya. Mandi yang pernah saya jalani sebelumnya adalah ketika saya berdiri di depan hidran pemadam kebakaran tua yang besar sewaktu airnya menyembur keluar.”

Wanita itu masuk dan membawa anak itu ke sebuah ruangan dan membaringkannya ke dalam ranjang bulu yang besar dan tua, dan menyelimutinya sampai ke leher dan memberikan ciuman selamat tidur serta mematikan lampu.

Selagi ia berbaring di dalam kegelapan, ia melihat keluar jendela pada salju yang turun di malam yang dingin itu dan berpikir kepada dirinya sendiri, “Yohanes 3:16.. saya tidak mengetahuinya, tapi itu yang jelas dapat memberikan istirahat untuk seorang anak yang lelah.”

Keesokan paginya wanita itu kembali dan membawanya turun ke meja besar yang penuh dengan makanan. Setelah anak itu makan wanita itu membawanya kembali ke kursi goyang di depan perapian dan wanita itu membawa Alkitab tua yang besar dan duduk di depan anak itu dan mendongakkan kepalanya dan bertanya, “Engkau tahu Yohanes 3:16?”

Anak itu berkata, “Tidak, bu, saya tidak tahu. Saya mendengar itu pertama kali semalam ketika seorang polisi memberitahukan saya untuk menggunakannya.”

Wanita itu membuka Alkitab pada Yohanes 3:16, dan ia mulai menerangkan tentang Yesus.

Di sana, di depan perapian tua yang besar, anak itu memberikan hati dan hidupnya untuk Yesus. Ia duduk disana dan berpikir, “Yohanes 3:16. Saya tidak mengetahuinya, tapi itu tentunya membuat anak yang tersesat merasa aman.”

Anda tahu, saya harus mengakuinya bahwa saya juga tidak tahu, bagaimana Tuhan rela mengirimkan AnakNya mati untuk saya, dan bagaimana Yesus bersedia setuju untuk melakukannya…

ya, saya sendiri juga tidak tahu bagaimana Dia begitu rela melakukannya. suatu penderitaan yang bila dibayang kan dengan menonton the passion of the christ saja sudah membuat bulu kuduk merinding karena kasihan ataupun berpikir “koq bisa tahan, ya”… ingat, Dia menahan semua rasa sakit itu untuk kita, semua orang yang percaya.

John 3:16 (New International Version)
For God so loved the world that he gave his one and only Son,[a] that whoever believes in him shall not perish but have eternal life.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Rédigé par aLdo

mars 23, 2007 à 5:26

Publié dans jesus

thank you

sans commentaires


“God has gifts you
a light for every shadow,
a plan for every tomorrow,
a key for every problem,
and a joy for every sorrow.
Enjoy God’s gift today!
Happy birthday”

a great short message came on 16/01/07 10:58:36pm (1′24″ before my 21st-how old am i?!?!?!?!-birthday) from my friend remember-’the great’-God’s gift He gave for me. not only form today, on my birthday, but every single second that i spent all time in my life. i knew that He love me, He gave His life to give me a salvation. He give me a light for every shadow, a plan for every single day-and for all that happened, a key for every problem i face.

thank you Jesus, for everything that you gave for me. for every problem to make me strong. for every joy to make me happy. for every single friends and families.

thank you

Rédigé par aLdo

février 17, 2007 à 7:34

Publié dans birthday, jesus