it belongs to me

just me

Archiver dans la catégorie ‘just curio

indonesiaku, ternyata dirimu…

sans commentaires

dapet dari milis nih… lumayan ‘nonjok’!!
sekali lagi, ini gw dapet dari milis, jadi ‘gue’ disini bukan berarti aLdo! thx,, met baca,,

Beberapa hari ini pemberitaan menyudutkan malaysia benar2 membuat
gua gerah. Menghujat, Menuntut, memboikot bahkan melakukkan sweeping
terhadap warga malaysia di kalimantan.


jengkelkah kita kasus pemukulan polisi malaysia yg menimpa warga
indonesia?
Jelas, sangat disayangkan. sebagai warga negara indonesia, melihat
bangsa sendiri diperlakukkan tidak manusiawi dinegeri org.

tapi perlukah pemerintah Malaysia meminta maaf atas insiden tersebut?
jawabannya : TIDAK !!!!

Lagi2, gua harus menyadari bahwa memang trend unjuk gigi, menghujat,
memaki bahkan sweeping sana sini adalah pola sosial masyarakat
indonesia yg masih berpikiran dangkal. alasannya : INDONESIA TIDAK
PERNAH MAU INTROPEKSI DIRI.

sebagai catatan untuk membuka pikiran teman2 mailist bahwa kejadian
yg menimpa warga indonesia, jg sering terjadi di indonesia.
* NOVEMBER 2006
Metro TV menyiarkan terjadi insiden di Medan pemukulan tragis oleh
tentara indonesia ( malunya lagi udah berpangkat brimob )terhadap
warga negara singapore di hotel bintang empat “emerald garden” yg
terekam jelas oleh camera CCTV koridor hotel.
insiden dimulai dari 8 org brimob dari riau ditugaskan ke medan
menginap di hotel emerald garden jl. putri hijau – medan, pd mlm
hari 8 org brimob indonesia menghabiskan wkt di karaoke ebony.
mendekati pada pukul 2 dini hari, supervisor karaoke mengatakan jam
tsb adalah jam terakhir karaoke beroperasi, dan akhirnya terjadi adu
mulut dengan supervisor karaoke karena si supervisor mengatakan
bahwa adalah ketentuan hukum kalo tempat hiburan karaoke harus tutup
pukul 2, karena suasana yg gaduh maka manager hotel yg berkebangsaan
singapore menuju ke pintu masuk karaoke dan meminta agar masalah ini
di bicarakan baik2 karena suara yg gaduh menimbulkan gangguan
terhadap tamu hotel.
TAPI APA YG TERJADI?
- Para brimob tidak mau membayar minuman n charge KTV room yg telah
dipakai
- warga singapore itu disuruh jongkok berlutut di depan aparat hukum
kita dengan mengarahkan pistol ke kepala warga singapore tsb,
kemudian disuruh merangkak seperti seekor anjing berkeliling
dihadapan karyawan2 hotel, then warga sg itu di tampar, dipukul,
ditendang, dipijak sampai babak belur padahal si warga negara
singapore itu telah meminta ampun sambil meronta-ronta kesakitan.
- Aparat kita ( INDONESIA! ) kemudian melepaskan tembakan sambil
terbahak2, padahal hasil check kepolisian bahwa para aparat yg
terlibat tidak dipengaruhi minuman keras / tidak mabok.
- Adegan2 kejam aparat INDONESIA yg memperlakukkan warga SINGAPORE
seperti binatang jelas2 yg terekam kamera CCTV dan disiarkan metro
TV.

** MARET 2006
Pemukulan oleh masyaraka terhadap warga M`sia di jl. imam bonjol -
medan. turis malaysia tersebut menumpang beca motor dengan janji
pembayaran 15.000 rupiah, namun setelah sampai di tempat tujuan, si
penarik beca meminta 100.000 rupiah. tentu saja ditolak oleh turis
malaysia tersebut lalu menyodorkan uang 30.000 rupiah.
LAGI2 APA YG TERJADI?
Turis asal malaysia itu diteriaki perampok dan ramai2 dipukuli massa
yg begitu beringas sampai berlumuran darah, bahkan turis tersebut
minta tolong dan mengaku bahwa ia turis korban pemerasan, namun
pukulan bertubi2 terus di arahkan ke wajah si korban. bahkan HP,
dompet dan sebuah tas belanjaan juga ikut raib.

PERLU TEMAN2 SEKALIAN KETAHUI :
- Pemukulan oleh polisi malaysia adalah kasus menjalankan tugas yg
salah sasaran, sedangkan aparat INDONESIA tidak memberikan
perlindungan hukum kepada warga / turis negara lain malah melakukkan
penganiayaan brutal.
- Pemerintah / warga malaysia / singapore tidak menuntut minta maaf
dari pemerintah indonesia, tidak ada pake hujat2an ganyang malaysia,
sweeping, dsb sedangkan sebaliknya indsiden yg baru terjadi? (
hm… : )

INIKAH CERMINAN DARI BANGSA KITA? Sebagai warga negara indonesia,
jelas gua malu ! tindakan kampungan over acting berdalih hakat
martabat bangsa dengan mendramatisir n membawa nama2 bangsa
sebaliknya menunjukkan betapa mundurnya pola pikir bangsa kita.
- memboikot product malaysia
apa nga salah? selagi negara kita masih belum mandiri, jgn harap deh.
ini hanya masalah perindividual karena perbedaan warga negara anatar
pelaku dan korban, tp kalo pola pikir kita masih begini, ya akhirnya
susah bangsa kita sendiri.
- sweeping warga malaysia
berapa banyak warga indonesia yg bekerja di malaysia, kalo malaysia
jg melakukkan sweeping, yg rugi siapa? yg jadi korban tentu si
tenaga kerja dan keluarganya, sedangkan pelaku sweeping malah unjuk
gigi tanpa kena imbasnya.

Singkatnya gua udah muak banget dengan cara kampungan kita melihat
masalah dan penyelesaiannya, dari unjuk rasa inul, porno aksi sampai
ke insiden pemukulan kayaknya kok bangsa kita sok suci banget?
tentu saja kita berhak melakukkan unjuk rasa, tp caranya tetap saja
norak!!

pernah suatu saat gua ngumpul dengan temen2 gua dari negara yg
berbeda2 di cargo cafe – japan,
trus kami discuss soal negara masing2, dan gua malu dgn pernyataan
mereka masing2 :
visit indonesia? never plan!
- oh indo, negara yg katanya korup banget kan?
- oh yg dikriminasi ya, yg gua liat di internet banyak kaum
minoritas dibunuh dan dibakar oleh aksi kerusuhan rasial itu?
- kata paman gua indo negara nya sering ada unjuk rasa utk hal2
sepele ya?
- yg gua tau sih indo banyak polusinya, kayaknya nga kepikiran deh
mau ke sana
- aduh… indonesia 2x setaon ngirim tradisi asap kebakaran hutan ke
negara kami sampai2 harus pake masker tiap hari. kita kalang kabut
banget lho, tp kok indonesianya nyantai2 aja ya…
- indonesia? dimana ya? kayaknya dari omongan temen2 gua sebaiknya
ga ke sana deh.

gimana? masih bangga menjadi warga negara indonesia?

Rédigé par aLdo

septembre 3, 2007 à 9:47

Publié dans just curio

responsible riding to be responsible person

sans commentaires

menarik memang kampanye peduli masyarakat yang dilakuin sama jawa pos ini. setelah beberapa tahun sukses dengan kampanye safety ridingnya, sekarang kampanye tersebut berubah nama, bukan safety lagi yang diutamakan, tapi responsibility dari setiap rider..


bener juga sih, gimana mau safety, kalo’ sama diri sendiri aja ga bertanggung jawab.. kampanye yang menarik, mengajak masyarakat sesama pengguna jalan raya untuk bertanggung jawab [minimal] atas dirinya sendiri, lalu kepada lingkungan jalan disekitarnya.

menurut pendapat gw sih, tingkat kepedulian masyarakat indonesia, surabaya khususnya, terhadap orang lain disekitarnya sangat kurang. seolah yang ada di pikiran mereka hanyalah “gw harus jadi yang tercepat”. coba deh diperhatiin kalo’ di traffic light, ga sedikit kendaraan yang berhenti di depan garis putih seolah” di traffic light itu adalah titik start di sebuah balapan motor! padahal kalo’ di denpasar (kota gw dulu), yg kaya’ gini jadi makanan empuk para polisi lalu lintas, jangankan berhanti di depan garis putih itu, berhenti di atasnya pun terkadang menjadi sesuatu yang ’salah’ bagi para polantas tersebut..

kalo’ soal ngebut, gw ga berani ngomong karna gw sendiri akan melakukannya kalo’ ke

yah, mudah”ah kampanye ini berguna setidaknya untuk mengajarkan rasa bertanggung jawab atas nyawa sendiri…

Rédigé par aLdo

septembre 3, 2007 à 9:16

Publié dans just curio

malu

avec un commentaire

gw malu untuk mengakui kewarganegaraan gw.
gw tau ini ga pantes karna sebagai warna negara yang baek, seharusnya gw membela negara gw sampe titik darah penghabisan (cie….). tapi apa yang bisa buat gw bangga dengan negara gw yang satu ini selain kekayaan alamnya yang banyak banget tapi kita sendiri ga tau gimana cara ngelolanya, jadi jangan salahkan ada negara lain yang datang dan ikut membentu untuk mengelolanya walaupun ujung”nya mereka jadi menguasai.
jangan salahkan mereka, lihatlah kepada diri kita sendiri, dengan kekuatan kita sendiri, apa yang bisa kita buat dengan negara ini tanpa bantuan negara lain? nothing!

apa yang bisa dibanggain? warga yang ramah dan murah senyum? basi! udah ga jaman lagi! sekarang udah banyak turis asing yang mengaku terganggu dengan sikap warga sekitar objek wisata yang seakan” merongrong mereka dengan berbagai souvenir dengan harga ga wajar. jangan tanya berapa banyak warga kota besar yang bisa dengan rela hati bertingkah ramah kepada orang lain. kita sekarang hidup di jaman waspada yang setiap orang menganggap semua orang asing itu orang jahat. jangankan mau bertingkah ramah, ada orang asing dateng ke rumah aja pembantu disuruh diem di dalem rumah.

jadi, apa yang bisa dibanggain? objek wisata? apa bukti bahwa pemerintah benar” memperlakukan pariwisata indonesia sebagai nilai jual yang lebih selain memperkenalkan bali (setau gw ini dilakukan pemerintah daerah, bukan pusat)? jelas” beberapa waktu yang lalu kita melihat dan mendengar bahwa candi borobudur sudah tidak lagi tercatat sebagai 7 keajaiban dunia. pemerintah kita terlalu pelit untuk mengeluarkan sedikit dana yang agak besar untuk mempercantik lokasi sekitar objek wisata, mereka takut rugi kalau nantinya ternyata objek wisata tersebut akan sepi dari kunjungan wisatawan. satu yang terlihat, rasa pesimis yang duluan keluar, bukan suatu optimisme bahwa negara ini akan maju. lihat apa yang dilakukan pemerintah yordania untuk menjadikan petra sebagai salah satu bagian dari 7 keajaiban dunia yang baru, mereka menempatkan beberapa komputer yang terhubung dengan jaringan internet sehingga setiap pengunjung objek wisata tersebut dapat memvote petra sebagai salah satu bagian dari 7 keajaiban dunia. apa yang dilakukan pemerintah kita?

apa lagi yang bisa dibanggakan? prestasi olahraga? nothing! dimana prestasi tim badminton negara ini yang dulu sangat dielu”kan? sampai” juara terbanyak kejuaraan dunia piala sudirman-yang notabene berasal dari indonesia- bukan dari indonesia sendiri.

apa lagi? peringkat korupsi dan jumlah penduduk di peringkat 10 besar dunia? atau peringkat nomor satu sebagai negara perusak hutan di dunia?

satu hal lagi yang baru saja kutemukan malam ini.
june 13, 2007, 12:00am.

gw belom bisa tidur jadi gw memutuskan untuk melihat acara tv yang setahuku pada jam” segitu akan ada berita malam yang merangkum keseluruhan berita dalam satu hari.salah satu televisi swasta paling tua di negara ini sedang memutar sebuah sinetron (atau ftv gw ga tau) yang waktu gw ngeliat sekilas gw tau kalau acara ini menjiplak sebuah film holywood. dan yang parah, yang dijiplak bukan hanya jalan cerita, tapi sampe dialog!! hanya dibahasa indonesiakan.
gw bingung dengan komitmen pemerintah dan kalangan dunia hiburan yang katanya mau menghakimi para pembajak. bagaimana mau menentang pembajakan kalau mereka sendiri membuat berbagai acara dengan skenario jiplakan. sebegitu rendahkah tingkat kreativitas bangsa ini? kalaupun kreatif, mereka melakukannya dengan cara yang salah.

gw malu

Rédigé par aLdo

juillet 16, 2007 à 4:21

Publié dans just curio

kumbasari on fire!

avec un commentaire

baru baca email dari yahoogroups, katanya tadi pagi sekitar jam 8 pasar
kumbasari terbakar. sampai saat sang penulis mengirim emailnya pasar
itu masih terbakar dengan asap hitam yang sangat banyak..
pasar yang sering dijadikan alternatif tempat belanja oleh” dari bali
selain pasar sukawati ini sepertinya terbakar habis, terlihat dari
foto” yang dikirimkan penulis di milis.
foto” ini di ambil sekitar pukul 8 wita.

Rédigé par aLdo

mai 2, 2007 à 9:29

Publié dans just curio

gss: the other side of woman security

sans commentaires

liputan dari gelar seni stikom (gss) dari lt. 9 gedung biru stikom surabaya!
ternyata satpam itu ga se-seram yang kubayangkan. baru pertama kali ngeliat satpam yang bisanya sangar jadi gokil banget. sumpah, tadi sampe ga bisa nahan ketawa karena ngeliatin tu satpam.
tau satpam cewe’ di stikom yang ‘biasa dipanggil ‘bu fadilah’? satpam cewe’ yang murah senyum, sopan, dsb. ternyata tadi ikut gabung di band dangdutnya mas” pu (pembantu umum) dan ga ketinggalan goyangannya waktu nyanyiin ‘karmila’. wah tu ibu bener” keluar dari jalurnya. inul aja bisa kalah, lo…
sayang gw ga punya gambarnya waktu dia menjalankan aksinya. pokoknya gokil bgt! tu lantai 9 rasanya mau ambruk…
go girl!!!

Rédigé par aLdo

avril 30, 2007 à 5:29

Publié dans just curio