it belongs to me

just me

Archiver dans la catégorie ‘tps

hurray!

sans commentaires

hurray!
akhirnya bisa jalan” keluar kota!
meskipun hanya untuk rapat, tapi tak apalah, yang penting bisa keluar dari kesibukan di kota [yang katanya] pahlawan ini.

seru aja kemaren foto”, rapat, ngumpul, barbeque-an, maen kembang api ga jelas, dll… pokoknya asik lah.
rencananya hari ini mau nomat, tapi lom tau jadi apa ngga’, sampe sekarang blom bisa mutusin, apalagi kalo’ mikir bahwa hari ini adalah hari senin dimana semua orang rasanya baru nonton di hari ini. rasanya hari lain itu bioskopnya kosong ga ada orang.. dapet tiket apa ngga’?
blom lagi tugas spk yang katanya besok mau presentasi padahal blom dikerjain, mudah”an bisa selesai malam ini..

Rédigé par aLdo

novembre 19, 2007 à 6:01

Publié dans kuliah, tps

ga tau

avec 2 commentaires

apa kabar semua? bingung mau nulis apa.. udah lama ga nulis.
kangen.
pengen nulis.
bingung mau nulis apa.
*muyek.

lagi bolos kuliah nih… si sdm. maunya tadi masuk, cuman tadi nyampe kamus udah jam 07:18am, jadi ragu mau masuk apa ngga’, jadi d bolos.. bosen juga kuliah, lagian lom pernah ngambil jatah bolos.. hehehe…

apa sih, nulis ga bermutu gini!

anyway, ada kemajuan dengan tugas akhirq… semuanya tertuang [kopi kalee..] di blog tugas akhirq. pengennya dijadiin log untuk tugas akhir, jadi keliatan progressnya.. mudah”an bisa tekun.. :( secara gw bukan orang yg bisa ngerjain sesuatu dengan tekun…

udah lama ga nonton nih.. pengen nonton..
pengennya sih nonton the brave one yang kata orang bagus.. mudah”an emang bagus. tapi bingung nyari waktunya, secara minggu” ini bakalan sibuk bgt. banyak yg harus dikerjain buat ngejer materi untuk raker tps di trawas, 16-18 november besok [those'll be some great days]. blom lagi untuk raker bpc di ywi batu-malang, 30 nov-2 des besok [ini juga bakalan asik..]. semoga dengan rapat” di luar kota itu bisa buat otak gw fresh..

ada lagi, beberapa hari lalu baru ngeliat pengumuman tentang ujian sertifikasi oca dan mcp. drilling sertifikasi dijadwalkan tanggal 12 dan 14 november besok, trus ujiannya tanggal 19 [sehari setelah raker tps :'(]. wow! padahal ilmunya udah pada nguap entah kemana.. semoga drilling besok bisa banyak membantu..

Rédigé par aLdo

novembre 7, 2007 à 1:26

the 150th

sans commentaires

yup, ini postingan ke 150 di blog ini. ga terasa y, udah banyak juga! kalo’ di review kebelakang, aq tau isinya rada ga bermutu, cuman (nyari pembelaan..) semuanya pure ditulis dewe, kalaupun ngopy-paste, aq bilang koq kalo’ itu hasil dari milis atau atau darimanapun itu aku mengambilnya. yah namanya manusia kan juga bisa salah, maap aja kalo’ ada yang kelewatan… :)

eniwei, besok gw pulang! cihuy!!!
naek pesawat malem, jam 08:30pm… berarti kalo’ diitung” dengan perbedaan waktu antara surabaya-mataram, gw baru nyampe sekitar jam 10:30pm wita! cukup malam juga, mengingat besok paginya harus gereja pagi jam 7!

pulang kampung bukan berarti harus senang, banyak banget tugas pelayanan yang ga bisa ditinggalin dan harus dibawa pulang juga (mau ga mau, harus mau).. fiuh… kapan dong bisa libur dengan tenang? hiks… :(
masih harus mikirin multimedia untuk acara hut pelayanan siswa sby ke-33, multimedia nikahnya k’ria+k’anthon, layout buletin…
yah setidaknya bisa dikerjain sambil liburan (walaupun gw sendiri ga yakin bisa diselesein atau ngga’).

semester depan akan menjadi semester paling tidak menyenangkan. kuliah masih 3 mata kuliah lagi ditambah 1 tugas akhir. masalahnya, gw sendiri ga ada ide mau buat apa untuk tugas akhir ini. sedangkan beberapa temen yang laen maleh udah buat proposal ma nyari dosen pembimbing. lha, gw? nol besar!!! boro” buat proposal atau nyari dosen wali, topik aja ga punya! maunya dulu ngembangin dari hasil kerja praktek, cuman ternyata terlalu sederhana (katanya pak arya) padahal menurut gw udah cukup ribet n ga dimengerti… pusing!
so, ada ide ga biat gw nerusin tugas akhir?

Rédigé par aLdo

août 3, 2007 à 10:41

Publié dans kuliah, tps, tugas akhir

going well

sans commentaires

kupikir semuanya saat ini berjalan dengan sangat baik. semua hal terjadi sesuai dengan harapanku.

hampir semua nilai semester 6 kemarin sudah keluar, dan sangat sesuai dengan harapanku.. nilai semester pendek ini juga beberapa sudah keluar, tinggal menunggu nilai uas tadi.
yup, tentang uas pweb tadi, lumayan lancar. untung aja beberapa insiden kegagalan database yang terjadi di beberapa teman ga menimpaku. sebagian besar bisa q kerjakan, tinggal melihat hasilnya nanti. untungnya semester pendek ini hanya ngambil 1 mata kuliah, jadi bisa santai ngerjainnya, trus jadi bisa lebih konsen ngerjain proyek and tugas”nya. walaupun standarnya diturunkan dari kelas reguler, setidaknya aq sudah melakukan yang terbaik yang bisa kulakukan..

tiket buat ke lombok tanggal 4 nanti juga sudah ada di tangan, tinggal menunggu waktu keberangkatan.

satu hal yang musti dikerjain sebelum berangkat, nyelesein layout buletin misi! bingung, pengennya di delegasiin dulu, tapi ga ada yg bisa make publisher, jadi mau ga mau harus dikerjain sendiri! mana belom ngedesain cover! ini dia satu”nya hal yang bikin pusing sebelum berangkat!

deathly hallows semakin keren! barus baca sampe chapter seven, dan ga sabar untuk ngabisin semuanya, sampe” mata gw perih karna melototin monitor buat baca harry potter yang tebelnya hampir menyaingi yang edisi ke lima, 660 halaman! ceritanya masih seru, dengan harry and friends yang lebih dewasa (banyak adegan ciuman plus romantika cintanya–cie…). pokoknya tetep bikin penasaran!

Rédigé par aLdo

juillet 30, 2007 à 5:08

Publié dans baca buku, kuliah, tps

stupid story

sans commentaires

-pagi hari-
sunny
“kak, nanti malam acara ulang tahunnya ko’ yuda jadi, kan?”

monce
“koq ulang tahun?”
“nanti malam itu resepsi pernikahannya. ingat, jam 6 ya, di restoran bima. tahu, kan?”
“kalau kamu bisa, sekalian datang di kebaktian pemberkatannya di gereja, jam 4 sore.”

sunny
“ok, kak. tapi kaya’nya aku baru hanya bisa datang ke resepsi, ada acara sampai jam 5. mungkin nanti aku akan datang bersama bety.”

monce
“jangan terlambat ya, acaranya resmi, pesta meja–bukan standing party!”

-siang hari-
monce
“sun, kakak pergi dulu ya, ada rapat di tenggilis.”
“ingat, nanti malam itu acara resepsi pernikahan, bukan ulang tahun!”

sunny
“ok, kak!”

sunny, monce, dan rado tinggal seatap di sebuah rumah kontrakan sederhana di daerah universitas negeri. sebenarnya monce bukanlah kakak kandung sunny, tapi karena posisinya yang paling tua di rumah, dia dipanggil dengan sebutan kakak. lain halnya dengan rado yang merupakan adik kandung monce. butet, dipanggilnya–panggilan kakak perempuan dalam adat batak.

-malam hari-
sebuah resepsi pernikahan yang mewah dan elegan diadakan di sebuah rumah makan yang cukup terkenal sebagai tempat untuk diadakan berbagai acara dan pertemuan. rumah makan ini sendiri berada di lantai dua gedung pertemuan tersebut. rupanya di lantai satu gedung tersebut juga diadakan sebuah resepsi pernikahan dengan adat jawa.
kami datang pas dengan jumlah kursi yang disediakan untuk kami, sepuluh orang–tanpa sunny, entah ada dimana ia sekarang, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 7pm.

acara mengalir lancar. mempelai memasuki ruangan, bersulang, foto-foto, dan menu makanan yang berbeda-beda pun secara bergantian hadir memenuhi meja kami.
menu pokok terakhir pun datang ke meja kami dan dengan segera berpindah dari piring saji menempati piring kami masing-masing.


saat itu waktu hampir menunjukkan pukul sembilan malam, tiba-tiba terlihatlah sunny datang dengan seorang wanita, kami mengenalnya sebagai bety.
dari jauh kami melihat wajah sumringah di wajah sunny, tapi tidak dengan bety, dari raut wajahnya kami tahu ada sesuatu yang tidak beres. apalagi melihat dandanannya yang jauh dari kategori layak untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan.
sunny tidak langsung datang ke meja kami, mungkin karena dia melihat sudah tidak ada tempat lagi untuknya. tapi, bety datang ke meja kami dengan muka bersedih.

bety
“aku kesel banget sama kak sunny,” katanya tiba-tiba.

kami terdiam, menunggu kata-kata selanjutnya.

bety
“ini pesta pernikahan ketiga yang kami datangi malam ini.”
kami tetap terdiam, kembali menunggu rentetan kata-kata kekesalan yang tampaknya akan segera meledak jika tidak dikeluarkan.

bety
“tadi kak sunny datang menjemputku di kos dan mengajakku ke pesta ulang tahun ko’ yudi, jadi aku hanya berpakaian casual seperti ini.”
“kami datang menuju gedung a, tempat pernikahannya mas billy dan mbak ageng dulu. aku mulai merasa ada yang tidak beres, setahuku ko’ yuda sudah jauh dari umur 17 tahun, jadi tidak mungkin mengadakan pesta ulang tahun di tempat semegah ini”, bety mulai menumpahakan kekesalannya.
“setelah kulihat kedua mempelai yang duduk di pelaminan itu bukan ko’ yuda, aku langsung mengajaknya pulang, karena aku tahu kita salah tempat, tapi dia minta ijin untuk mengambil minum dulu, haus katanya, jadi aku menyarankan untuk langsung ke tempat parkir setelah selesai minum, aku akan menunggunya disana.”
“lama kutunggu di tempat parkir ia tak kunjung datang. dengan langkah berat aku melangkahkan kakiku untuk mencarinya lagi di dalam ruang resepsi orang yang tak kukenal itu. dari jauh kulihat dia dengan asik sedang menikmati sajian dari empunya acara. aku kesal dan segera ku ajak pulang.”

akhirnya bety dan sunny meninggalkan acara resepsi orang yang tidak mereka kenal tersebut. di tengah perjalanan sunny baru ingat bahwa tempat resepsi yang sebenarnya ada di tengah kota, jauh dari tempat resepsi pertama yang salah itu. jadilah saat itu mereka meluncur ke sebuah gedung pertemuan di tengah kota, menuju ke acara resepsi yang sebenarnya.
tarnyata mereka masih saja salah. sunny yang tidak tahu–dan pura-pura sok tahu–langsung menerobos ke dalam ruang pertemuan yang ada di lantai satu gedung pertemuan tersebut. seharusnya dia dia bisa mengetahui dari jalannya acara yang sedang berjalan bahwa dia–masih–berada pada tempat yang salah. tapi yang dia lakukan adalah langsung menuju meja makan dan segera menikmati hidangan yang tersedia. bety yang tahu dengan pasti bahwa ko’ yuda dan pasangannya adalah seorang etnis tionghoa langsung merasa yakin bahwa mereka memasuki tempat yang salah.

sebuah resepsi dengan adat jawa.

bety
“aku mengajaknya keluar lagi, tapi yang kudapat hanya kata-kata seperti ini: makanannya lebih enak dari di tempat yang tadi (gedung a), ya!”
“aku kesal sekali!” bety terus bercerita tanpa menghiraukan air mata yang sudah tumpah ke pipinya.
“selesai dia makan aku langsung mengajaknya keluar dari tempat resepsi. di depan gadung kami bertemu dengan salah seorang teman gereja yang mengatakan bahwa acara resepsi–yang sebenarnya– diadakan di lantai dua.”

dan tibalah mereka dimana mereka seharusnya berada.

bety
“seandainya dia bukan kak sunny, sudah kumakan hidup-hidup dia,” bety mengakhiri ceritanya.

Rédigé par aLdo

juin 26, 2007 à 3:18

Publié dans tps