it belongs to me

just me

Genggaman yang Hampa

leave a comment »


Kamu tahu, mengapa TUHAN menciptakan ruang di antara jari-jari yang saling berdampingan?
Karena suatu saat seseorang yang dikirim olehNya akan memenuhi ruang itu dengan menggenggam tangan itu, selamanya…


Tapi tangan itu selalu saja menggenggam ruang hampa tak bertuan, menunggu sesuatu yang tak pasti.

Tangan itu tidak menggenggam ruang hampa dan menanti sesuatu yang tidak pasti..
Tapi ia akan membantu tuannya untuk mencari dan pada akhirnya menemukan sesuatu yang pasti.


Tapi ia tidak mempunyai otoritas yang pasti untuk mengubah hati tuannya yang telah menetapkan sepasang tangan dengan jari-jari cantiknya untuk mengisi kehampaan itu.

Mengapa tidak?
Belum ada sesuatu yang melingkar di jari-jari tuannya.. Ia masih memiliki otoritas itu, untuk mengubah hati tuannya dan terus mencari sampai tuannya mendapatkan pengisi kehampaan itu..


Lingkaran itu hanya mengikatkan jari saja, bukan hati..

Lingkaran itu hanya diikatkan ketika tuannya telah menemukan tangan dengan jari-jari yang tepat. Dan lingkaran itu tidak hanya mengikat jari saja. Dia juga mengikat hati tuannya.


Dan jari-jari itu hanya milikmu.

Jari-jari dengan dengan lingkaran yang mengikatnya itu bukan hanya aku saja yang akan memilikinya, you will..


Akankah keduanya diikatkan oleh lingkaran yang sama?

Hanya waktu yang bisa menjawabnya..
Para pemiliknya harus mengajari jari-jari itu untuk bisa menghargai setiap kesempatan kecil yang ada, agar mereka bisa bersatu dan diikat oleh lingkaran yang sama


Kesempatan yang selalu akan ada diantara lingkaran cinta dan kepercayaan, itu yang diajarkan alam kepadaku.

Ya, selalu akan ada, setiap saat dan waktu.
Sekarang tergantung bagaimana tuan-tuannya membuat kesempatan kecil itu menjadi besar. Dan membuat lingkaran itu mengikat jari dan hati keduanya


Kesempatan kecil yang akan mengikat dua jari dan hati tuannya.
Kesempatan kecil yang akan meruntuhkan tembok penghalang diantaranya.

Dan saat itu terjadi, lingkaran itu pasti akan menyatukan jari dan hati tuannya yang selama ini terpisah dan terluka. Yakinilah itu dan berusahalah untuk itu.


Percayalah, aku yakin dan sedang berusaha untuk itu.

dari perdebatan lewat sms [antar sang pemilik jari]..
Surabaya – Denpasar, 27 April 2006

Written by gerald

April 30, 2006 at 5:45 pm

Posted in cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: