it belongs to me

just me

quickie express (2007)

leave a comment »



wednesday, november 28, 2007
galaxy 21
06:45pm

zona gersang di bioskop usai sudah! akhir tahun gini biasanya banyak film bagus yang katanya ngejer untuk masuk oscar.. ada beberapa film yang pengen gw tonton di bulan terakhir tahun ini. ada golden compass dan national treasure. tapi sebelum itu, pengen juga sekali” nonton film indonesia di bioskop, secara udah lama bgt ga nonton film indonesia di bioskop, seinget gw, yg terakhir gw nonton nagabonar jadi 2 di bioskop..

okay, sekarang waktunya quickie express, komedi dewasa yang vulgar banget hasil garapan dimas jay. salah satu hal yang membuat gw tertarik buat nonton ni film di bioskop adalah nama besar orang” yang berada di belakang layar pembuatan film ini. sebut saja nia dinata (produser), dimas jay (sutradara), dan joko anwar (penulis).
selain itu, ga ketinggalan menarik adalah deretan pemainnya yang baru ngeliat aja udah bikin ketawa. ada tora sudiro, aming, dan lukman sardi.

untuk sinopsis, liat sendiri aja di situs lain yang lebih terpercaya. lagian gw ga mau dibilang penyebar spoiler [walau sudah sering kulakukan].

yang bikin gw bingung di film ini adalah tentang peran lembaga sensor film di negara kita yang tercinta ini. sejauh yang gw liat, film ini cukup [boleh dibilang ‘sangat’] vulgar. yang jadi pertanyaan adalah, apa patokan lembaga sensor film sehingga bisa motong” film dengan seenaknya. kenapa ga semuanya aja dari film ini dipotong, secara ni film ‘dewasa’ banget. sedangkan film” lain yang menurut gw biasa aja malah banyak disensor. aneh..
meskipun film ini dirilis dengan embel” film dewasa, siapa yang berani menjamin kalo’ ga bakal ada anak di bawah umur yang nonton film ini? setahu gw, blom ada peraturan yang mengharuskan penonton film untuk menunjukkan ktp sebelum nonton film..

ga heran kalo’ beberapa hari yang lalu, para aktivis film negeri ini menuntut untuk adanya perubahan lembaga sensor film menjadi lembaga klasifikasi film seperti yang sudah dijalankan di beberapa negara [kecuali negara kita dong…]. lembaga ini nantinya akan memperjelas ‘kelas’ sebuah film. jadi, mengurangi pemotongan film sehingga membuat jalan cerita film itu menjadi aneh..

Written by gerald

November 29, 2007 at 4:47 pm

Posted in movie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: