it belongs to me

just me

astro boy

leave a comment »


*back from hiatus tanpa tahu bakalan hiatus lagi atau nggak*

udah lama ga review film lagi.. secara waktu nonton film gw sekarang jauh-jauh-jauh berkurang dari yang sebelumnya.. kalo dulu jaman kuliah, pengen nonton, tinggal ngajak temen, brangkat deh. sekarang? klo ga nonton malem/weekend ga bisa nonton. padahal klo nonton pulang kerja kadang masih capek, jadinya di bioskop ga menikmati, malah memaksa untuk menikmati.. klo mau nonton weekend, mahal.. fiuhhh… dilema.. belom lagi temen” penggemar nontonnya udah berkurang banyak. udah pada sibuk dengan kerjaan masing”, blom lagi ada yang udah balik ke bali..

ini nonton juga mencuri” waktu.. klo ga dipaksain ga bisa nonton. malah pernah 1 hari gw nonton 2 film sekaligus, berhubung hari itu gw ga terlalu padat di kantor, jadi pas pulag ga capek” bgt, jadi bisa nonton.. hehehe..

film” terakhir yg gw tonton, astro boy, the ugly truth, the proposal, g.i. joe, dan beberapa film musim panas yg ga mungkin gw tinggalin.

astro boy
gw mau gw review sekarang astro boy aja.. 1 film lagi yang diangkat dari komik jepang, yang ditulis oleh ozamu tezuka. karakter astro boy sendiri sudah diterbitkan di jepang sejak tahun 1952 dalam bentuk manga.

settingnya di saat bumi sudah menjadi planet yang sangat kotor, sehingga penduduk saat itu berpindah tempat tinggal di sebuah kota yang dinamakan ‘metro’, sebuah kota terbang yang memiliki karakteristik yang sama dengan bumi. settingnya tidak jauh berbeda dengan setting dunia ‘wall-e’, sebagian besar pekerjaan manusia dikerjakan oleh robot, dan bumi hanya sebagai tempat ‘sampah’nya.

dalam salah satu percobaan tekhnologi robot terbaru, dr. tenma, salah seorang professor pembuat robot di metro secara tidak sengaja kehilangan toby, anak kesayangannya. dengan kemampuannya membuat robot, dr. tenma kembali ‘membuat’ robot dalam bentuk toby. dia memasukkan semua karakteristik dari toby kedalam  robot barunya itu. tapi tetap saja, robot adalah robot, dan toby tidak bisa dikembalikan. dalam kekecewaannya, ia ‘membuang’ toby barunya dan berusaha untuk menerima kenyataan bahwa toby memang sudah ‘tidak ada’.

dalam kekecewaan sebagai anak yang terbuang, toby terdampar di bumi yang sesungguhnya dimana orang” membenci robot dan menjadikan robot sebagai sarana hiburan melalui pertrungan ‘gladiator robot’. disaat toby berada di bumi, keadaan di metro berada dalam ancaman karena obsesi seorang presiden yang berharap untuk dipilih lagi dalam pemilu yang akan berlangsung di sana.

secara garis besar, tidak ada yang terlalu istimewa dari film ini. jalan ceritanya juga termasuk dalam kategori membosankan bagi gw. animasinya juga biasa” aja, masih kalah dengan pixar dengan ‘wall-e’nya.. maaf aja kalau jadinya gw membandingkan dengan film animasi buatan pixar. karena sepertinya mindset gw udah mempunyai patokan kalau film animasi yg bagus itu ya punya pixar.. iya gw salah, tapi pixar mempunyai segalanya, jalan cerita yang tidak membosankan, animasi yang bagus, musik yang menarik.. *film pixar berikutnya apa, ya???* tapi bukan hanya gw lo yang merasakan hal ini, di imdb sendiri, film ini tidak mendapatkan rating yang cukup baik. saat gw ngecek, ratingnya hanya 6.4 (dari 879 vote) sedangkan wall-e mendapat 8.6 (dari 150,146 vote)..

gimana menurut kalian?

Written by gerald

November 10, 2009 at 3:08 pm

Posted in movie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: