it belongs to me

just me

and i’m here

with 5 comments


ya, sejak hari jumat lalu (28/5) gw secara resmi pindah dari kota yang udah gw tinggalin selama 6 tahun terakhir ini. kota yang udah membuat gw belajar banyak tentang hidup. surabaya.

gw sekarang udah pindah di sebuah kota kecil (desa bisa dibilang), serukam namanya. sebuah dusun dibawah kecamatan samalantan kabupaten bangkayang, kalimantan barat. untuk mencapai daerah ini harus melewati pontianak lalu melalui perjalanan darat, diteruskan ke daerah ini dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan menggunakan mobil. cukup jauh, cukup terepencil. tapi masih ada kehidupan disini (lah, emang gw bukan orang?). dan gw bakalan menikmati itu selama minimal 2 tahun kedepan.

disini gw bekerja sebagai IT staff di rsu bethesda serukam, sebuah rumah sakit dibawah yayasan misi bethesda. tentang rumah sakit ini sendiri pernah gw bahas di postingan berantai gw-yang belum tamat itu-buah dari perjalanan misi bersama teman” pelayanan perkantas & gki pregolan bunder surabaya desember 2009 lalu. dari perjalanan itu, gw menggumulkan dan akhirnya berani mengambil keputusan untuk kembali melayani di rumah sakit ini sebagai tenaga IT. tenaga IT di rumah sakit ini memang sudah ada, tapi akan segera meninggalkan rumah sakit untuk pindah ke taiwan pada juni 2010 ini.
keputusan yang gw ambil bukanlah suatu keputusan yang tiba-tiba. gw mulai menggumulkan sejak gw masih berada di serukam waktu perjalalan misi kami berlangsung bulan desember 2009 sampai akhirnya, akhir februari 2010 gw berani mengambil keputusan untuk keluar dari pekerjaan gw yang lama dan berangkat ke serukam. banyak banget pertimbangan yang membuat gw sedikit berpikir berulang kali untuk berani mengambil keputusan ini. berhari-hari selama 2 bulan itu pikiran gw dipenuhi mengenai pergumulan akan hal ini. bahkan sampai akhir deadline pribadi gw untuk menggumulkan hal ini, pada akhir februari lalu gw belum menemukan jawaban yang pasti akan hal ini. dorongan tiu begitu kuat dan firman Tuhan melalu firman di gereja mulai menguatkan gw dan akhirnya membuat gw mengambil keputusan ini. dan yang pasti, dukungan teman2 yang selalu mengingatkan gw untuk kembali berpikir tentang ladang misi.

banyak yang kaget dengan keputusan gw ini melihat gw sebagai orang yang ga bisa dan ga pernah menderita harus masuk ke sebuah kota kecil yang listrik aja masih pakai generator & plta, bukan dari pln. orang yang ga bisa hidup tanpa xxi/21 dan movie premiere, yang rajin keliling mal (karena kerjaan gw yang lalu juga dari mal ke mal, hehehehe..). ya, itu juga menjadi bahan pertimbangan gw.. apa gw mampu bertahan atau enggak.
tapi bagian itu merupakan bagian kecil dari pergumulan gw, ada pertimbangan lain yang lebih besar daripada harus memikirkan hal itu. kesiapan hati. siapkah gw dengan tantangan pelayanan gw yang baru? siapkah gw memasuki dunia yang baru? siapkah gw keluar dari zona nyaman gw di pekerjaan yang nyaman, pelayanan yang nyaman, orang” orang yang selalu buat gw nyaman, dll. gw bisa bilang gw ga bakalan siap, tapi gw tau ada Tuhan yang akan berjalan di depan gw dan menuntun langkah gw. Dia yang ga akan pernah membiarkan gw jatuh sendiri, dia yang akan selalu ‘membangunkan’ gw disaat gw jatuh, Dia yang akan selalu ‘nampar’ gw saat gw terlena dengan kenyamanan, Dia yang selalu mengingatkan gw saat gw lupa kalau gw ga sendirian, gw punya Dia yang selalu ada buat gw, walau gw sendiri sering lupa akan keberadaannya saat gw sedang seneng.

dan disini, gw ga sendiri, banyak orang disini yang akan mendukung gw, belom lagi temen2 gw dimanapun, yg setia sms-in gw nanyain kabar atau pokok doa.. thank you, guys..

dan teknologi rumah sakit yang digunakan disini ga bisa dibilang sederhana.. sabtu sore, saat gw tiba disini udah diajak keliling rumah sakit dan gw dibuat terkagum2. gw kagum gimana rumah sakit yang sudah ada selama puluhan tahun ini bisa bertahan selama puluhan tahun tanpa listrik dari pln.. dan seperti yang gw bilang diatas, teknologinya bisa dibilang cukup modern untuk ukuran daerah seperti ini.. gw bisa belajar banyak ditempat ini.

disini ga sebegitu terpencil sebenarnya kalau udah merasakan tinggal disini. pertama yg buat gw kagum, signal xl disini sangat mengkhawatirkan kondisinya. tapi, ada wifi yg bisa gw akses di sebagian besar tempat.. what amaizing place.. bagi gw, yg penting ada wifi dan internet, gw bisa berkomunikasi.. hehehehe… jadi kalau sulit menghubungi gw di hp, cobalah untuk menghubungi ym gw atau bisa lewat email gw.. otre…

Written by gerald

June 1, 2010 at 12:00 am

Posted in serukam, tentang aku

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Wah, kamu di kalimantan do ?

    Permana Jayanta

    June 1, 2010 at 7:50 am

  2. hilang rasa separuh jiwaku
    terbang bersamamu ditanah berantah itu
    ahhhh….semakin jauh rasanya kau kudekap
    walau ku tau pasti hatimu ada didasar hatiku

    aku ingin kamu disini
    temani setiap perjalan hidupku yg terjal
    tapi aku tau kamu juga butuh hidup
    maka walau berat kupaksakan lepaskan kamu terbang jauh ke tanah itu, karena aku tau cintamu hanya untukku.

    x

    June 1, 2010 at 3:31 pm

  3. .x: *speachless*
    who are you anyway?

    aLdo

    June 1, 2010 at 3:54 pm

  4. Dia yang mengutusmu, Dia juga akan tetap menguatkanmu….

    Luph u, bro…. :)

    GBU always

    Epiq Gitchu...

    June 4, 2010 at 8:03 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: