it belongs to me

just me

travellers tips..

leave a comment »


gw mau ngasi tips traveling kali ini.. Ini pengalaman pribadi gw minggu lalu waktu perjalanan dari surabaya ke pontianak.
Tips ini mungkin penting bgt buat yang akan traveling menggunakan pesawat dimana pesawatnya ga langsung menuju tempat tujuan utama, tapi harus transit lagi ke tempat lain.. Gw ga mengetahui apakah ini hanya terjadi di maskapai yang gw gunakan atau juga terjadi di maskapai lain.. Tapi mungkin bisa dicoba untuk digunakan saat menggunakan maskapai nasional, karena gw pikir sistemnya ga jauh beda, sama-sama kacau.. Di sini gw ga akan menyebutkan maskapainya, karena bisa-bisa gw masuk penjara dan menjadi kasus gara-gara tulisan gw ini..

Jadi, minggu lalu gw berangkat dari surabaya menuju pontianak via jakarta. Dan di jakarta sendiri gw harus transit selama -/+ 4 jam. Sebenernya ada yang transitnya cuman 1 jam dengan maskapai yang sama, cuman perbedaan harganya jauh bgt, jadilah gw memilih penerbangan ini *hemat mode on*.saat itu gw membawa 1 koper dan 1 ransel carrier untuk gw taruh di bagasi. penerbangan surabaya-jakarta ditempuh di jam 0805-0925 menurut jadwal. Penerbangan jakarta-pontianak akan ditempuh pada jam 1335-1500. Tiba di bandara soekarno-hatta gw langsung menuju transit counter untuk check in penerbangan transit gw. Ga ada masalah disini.. Dan berhubung gw ga ada yang harus gw lakukan selama 4 jam kedepan, gw iseng nungguin dekat pengambilan bagasi penerbangan itu.
Bisa gw bilang keisengan gw saat itu menyelamatkan gw. Ternyata salah 1 barang yg gw taruh di bagasi keluar, padahal seharusnya barang itu keluar di pontianak. Pikiran bodoh positif gw mungkin ada sistem baru yang mengharuskan penumpang mengambil barangnya di terminal transit walau gw pikir itu sistem yang konyol bila dijalankan, jadi gw tetap menunggu disana menantikan barang gw yang lain.. Sampai habis semua barang dikeluarkan, ternyata koper gw yang 1 lagi ga keluar.. Gw mulai punya perasaan ga enak.
Gw menuju tempat klaim bagasi maskapai yang bersangkutan untuk konfirmasi, apakah seharusnya barang gw keluar di situ atau langsung pontianak. Dan ternyata pikiran positif gw yang tadi salah besar, dengan polosnya pegawai maskapai itu bilang, “oh, harusnya ga keluar tuh barangnya, pak. taruh sini aja, nanti saya taruh ke bagasi..” gw sih ga terlalu percaya, karena buktinya barang gw bs keluar di bandara yang salah. Gw saat itu hanya meninggalkan ransel yang harusnya ada di bagasi itu dan mencatat nama sang pegawai kalau-kalau bagasi gw malah ga muncul di pontianak..
Tiba di pontianak, ternyata bagasi gw keluar dua-duanya, dan waktu gw cek, ternyata di ransel yang keluar di soetta itu tidak ditempeli sticker ‘transit’ sama seperti sticker yang ditempel di koper yang lainnya.

Gw ga bayangin gw kalau seandainya saat itu gw ga iseng ngecek di ban berjalan bagasi itu, entah ransel gw itu akan terbang kemana lagi dan gw juga ga tau kapan gw bakalan bisa ketemu dengan ransel gw itu.. Ditambah kemungkinan bagasi gw ga bakalan kembali.

Sekali lagi, kalau transit dan punya waktu, atau minimal sempatkan waktu untuk mengecek barang di ban berjalan bagasi, karena siapa tahu barang kita nyangkut disana, dan ga akan tiba bersamaan dengan kedatangan kita di tempat tujuan akhir.

Written by gerald

June 6, 2010 at 12:26 am

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: