it belongs to me

just me

ambulance

with 4 comments


saat gw mengambil keputusan untuk masuk ke ‘ladang’ ini, secara tidak langsung beberapa orang di sekitar gw meminta gw untuk siap menerima semua keadaan yang mungkin akan terjadi. gw mempersiapkan untuk semua hal, bahkan untuk hal-hal yang ga pernah sedikitpun terlintas dipikiran gw. menyetir ambulance.

selasa kemarin, sekitar pukul 3 sore, dr yohanes menghampiri ku di ruangan dan tanpa basa-basi, “ada pasien gawat, harus rujuk ke pontianak, supir lagi ga ada semua. kamu bisa setir ambulance ke pontianak, ga?”

gw cuman bisa diem dan meng-iya-kan dengan syarat harus dengan sepengetahuan atasan langsung gw. karena secara tidak langsung ini adalah pekerjaan di luar job-desc gw. sepeninggal dr yohanes dari ruangan, gw cuman bisa bengong. baru bisa mikir. gw nyetir ambulance? dengan pasien gawat di dalamnya? menempuh perjalanan -/+ 200 km di ambulance? belum lagi semalam sebelumnya gw baru pulang dari pontianak juga, abis jemput tamu dari jogya..
kalau masalah setir-menyetir sih bisa dibilang hobi gw. gw sangat menikmati perasaan menyetir. jarak serukam-pontianak pun sudah terbiasa gw lalui. hampir setiap weekend gw berada di pontianak, dan sebagian besar selalu menyetir. kadang bergantian dengan yang lain yang juga bisa menyetir, dan lebih sering nyetir sendiri. tapi itu mobil biasa. sedangkan saat ini gw diperhadapkan untuk nyetir ambulance. what?

akhirnya bersama 2 orang perawat dan pak johan, pegawai di bidang umum, kami pergi ke pontianak mengantar pasien untuk dirujuk ke rumah sakit st. antonius pontianak. kami berangkat pukul 16.34, berhenti sejenak di kecamatan samalantan untuk menjemput kerabat si pasien selama -/+ 20 menit, dan tiba di rs antonius pukul 20.22. total perjalanan sekitar 3,5 jam, menempuh jarak -/+ 200km. well, ini best record gw saat ini.
tiba di rs antonius, gw langsung duduk lemas ga berdaya di kursi tunggu pasien, gemetar karena lapar dan gugup. urusan parkir mobil gw serahkan ke pak johan, dan 2 perawat mengurus pasien yang dirujuk.

dan penderitaan gw belum selesai, malam itu kami langsung pulang ke serukam, dan gw kebagian duduk di belakang. ga tega ngeliat 2 perawt wanita itu duduk di belakang lagi, karena salah 1nya sudah muntah-muntah selama perjalanan pergi tadi. gw udah ga sanggup nyetir lagi pulangnya jadi gw menyerahkan semuanya ke pak johan.
duduk di belakang ambulence pun gw ga bisa tenang, entah kenapa gw ga bisa tertidur padahal sudah sangat ngantuk dan capek. masih rada serem aja buat tidur, padahal bukan di ranjang untuk pasien. tapi tetap aja ga betah.. gw bertahan 4 jam lagi untuk bisa sampai ke kamar gw dan tidur dengan tenang di kasur gw.

bener2 pengalaman yang ga bisa gw hilangkan begitu saja dari milestone kehidupan gw. kapan ceritanya gw bisa ngebut pake ambulance kalau gw ga kesini.. seru juga sih melihat jalan dibuka lebar supaya kami bisa lewat, terobos lampu merah, melawan mobil2 travel yang biasanya kecepatannya diluar batas.. seru banget.

dari sini gw bisa melihat, tertnyata yang mengemudinya paling buruk adalah yang bawa mobil pribadi. dulu gw sering mengeluh dengan para supir truk yg ga tau aturan mengemudi dsb, ternyata mereka lebih punya aturan dibanding yang menggunakan mobil pribadi. mereka akan sangat senang hati minggir, malah beberapa sampai berhenti supaya ambulance bisa lewat.
sedangkan mobil-mobil pribadi itu, jangankan menurunkan kecepatan, mereka malah menambah kecepatan mereka supaya tidak disalip. tak pernahkah mereka berpikir kalau suatu saat mereka mungkin saja berada di situasi yang sama dengan pasien yang gw bawa ini?

Blogged with the Flock Browser

Written by gerald

October 1, 2010 at 9:27 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. omg… nyetir ambulance do.
    yaaa gapapa deh… upahmu besar di surga nak ^^

    th3sea

    October 30, 2010 at 11:22 pm

  2. loh… lo sekarang di pontianak ‘do? trus.. lo dokter? *lama gak mampir*

    ichanx

    December 2, 2010 at 1:21 am

  3. .dessy: makasi, tante…
    .ichanx: makanya, sering2 mampir!! *jitak..
    gw udah di pedalaman kalbar.. hehehehe.. kaya’nya gw kualat ngejek lu dulu di pedalaman sono..

    aLdo

    December 2, 2010 at 11:31 am

  4. hai2….ga sengaja nemu blog mu aldo :D
    wah..bakat jadi pembalap juga do…
    anyway paka bar serukam sekarang?

    Ester Yuliyanti

    March 1, 2011 at 11:00 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: