it belongs to me

just me

Winter Break 1: St. Louis, MO

leave a comment »


Akhirnya gw ngepost lagi. Banyak banget yang harus gw post. Tapi tau sendiri gw suka nunda dan ujung-ujungnya males dan berujung mikir “klo di posting pasti udah basi” dan ga jadi deh di posting.. -__-” Jadi sebelum berulat, basi-ga basi gw harus ngepost.

Sejak postingan gw ke Twin-cities (Minneapolis & St. Paul), Minnesota beberapa waktu lalu, gw sempat ngelakuin perjalanan panjang pas liburan winter break. Perjalanan gw dimulai dari 26 Desember 2012 sampai tanggal 11 Januri 2013 gw kembali lagi ke Appleton.

Postingan ini akan gw buat berseri (semoga gw ga malas nulisnya :D)

St. Louis, MOTanggal 26 Desember – 1 Januari gw habiskan di St. Louis, Missouri. Tujuan utama ke sana bukan untuk jalan-jalan, gw ikutan Urbana Student Mission Conference 2012 dari tanggal 27 Desember – 1 Januari. Gw berangkat bareng beberapa temen lain pake mobil. Dari Appleton kita nginep dulu semalem di Decatur, Illinois di rumah salah satu saudara yang punya mobil. Besok paginya baru lanjut lagi dari Decatur ke St. Louis yang cuman 2 jam.

Kita tiba di St. Louis sekitar jam 10 pagi, gw dan beberapa teman lain langsung nyebar ke hotel masing-masing untuk registrasi & check-in hotel. Kenapa harus nyebar, karena conference ini pesertanya sekitar 16.000 orang, jadi semuanya tersebar di beberapa hotel di seluruh St. Louis. Eventnya pun tersebar di beberapa hotel, hanya event utamanya yang dipusatkan di America’s Center.

St. Louis itu terletak persis di perbatasan antara Illinois & Missouri dengan Gateway Arch-nya yang terkenal. Berhubung hotel gw pas banget di depan Gateway Arch, jadi ini salah 1 objek pertama yang gw kunjungi. Dengan tingginya sekitar 630 feet (sekitar 192 meter), Gateway Arch merupakan monumen buatan manusia tertinggi di Amerika. Monumennya mulai dibangun 12 Februari 1963 dan selesai dibangun pada 28 October 1965 dengan biaya sekitar USD 13 juta (jika dihitung dengan inflasi saat ini, sekitar USD 95,5 juta). Di bagian bawahnya (basement) ada visitor center dan pengunjung juga bsia naik ke puncak (observation deck) dengan menaiki capsule-trem. Karena bayar, gw ga naik kemaren. Hehehe… Oya, klo pas berangin katanya di atas bisa ngerasain goncangan karena angin, kayanya seru, tapi ga terlalu menarik buat gw (alasan utama tetep karena harus bayar.. :|).

Gateway Arch

Gateway Arch

Di area yang sama dengan Gateway Arch ada Old Cathedral yang dibangun tahun 1831, cukup pantas untuk menyandang gelar ‘Old’. Nama asli gereja ini adalah Basilica of St. Louis, King of France, dinamakan demikian karena gereja ini didirikan untuk menghormati raja Perancis yang dulu sempat menduduki kota ini dan berniat mendirikan sebuah gereja Katolik di daerah jajahannya. Sebelum gereja ini berdiri, di lokasi yang sama ada sebuah gereja yang terbuat dari kayu yang dibangun pada 1770, lalu pada 1826 mulai dibicarakan ide untuk membuat bangunan yang lebih kuat & permanen, sehingga dibuatlah gereja ini. Alasan lain gereja ini disebut “Old Cathedral” adalah karena ada katedral lain yang dibangun pada tahun 1907.

Old Cathedral

Old Cathedral, St. Louis, MO

Di sisi lain kota terdapat Cathedral Basilica St. Louis (tanpa embel-embel King of France) yang mulai dibangun 1907 dan selesai pada tahun 1914 dengan biaya sekitar USD 3 juta. Gereja ini terkenal dengan mozaicnya, dan konon merupakan mozaic terluas di dunia. Sebagian besar dinding, langit-langit gereja ini ditutupi oleh mozaic dengan luas total 7.700 meter persegi. Pemasangan mozaic dimulai 1912 dan mozaic terakhir selesai pada 1988.Di basement gereja terdapat museum sejarah gereja dan penyimpanan beberapa artifak kuno yang pernah dipakai di gereja ini, termasuk beberapa benda yang pernah dipakai saat kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada 1997. Yang menarik, di basement ini juga ada makam 3 mantan pemimpin gereja. Saat lewat, gw pikir cuman plakat kehormatan, ternyata kalau dibaca lebih lanjut, itu makam beneran.

Mozaic Basilica of St. Louis

Mozaic Basilica of St. Louis

Buku lagu dari abad ke-14

Buku lagu dari abad ke-14

Makam di Museum

Makam di Dalam Museum

Foto beberapa Mozaic dalam Gereja

Foto beberapa Mozaic dalam Gereja

Mozaic di salah satu pilar

Mozaic di salah satu pilar

Kursi yang pernah dipakai Paus dalam kunjungan 1997

Kursi yang pernah dipakai Paus dalam kunjungan 1997

Basilica of St. Louis, MO

Basilica of St. Louis, MO

1 Januari 2013

Gw meninggalkan St. Louis dan berpisah dengan teman-teman dari Appleton karena gw akan melanjutkan petualangan gw. Gw naik kereta dari St. Louis menuju Las Vegas, Nevada. Kalau lihat di peta, St. Louis dan Las Vegas itu cukup jauh, bahkan hampir setengah panjang negara Amerika. Keretanya ditempuh dalam waktu 34 jam dan setiap perhitungan waktu antar stasiun sangat tepat. Di beberapa stasiun kereta berhenti untuk menaikkan & menurunkan penumpang. Di beberapa stasiun besar, kereta berhenti cukup lama, sekitar 1 jam, selebihnya hanya berhenti 10-15 menit. Kalau ada yang bilang gw gila ngabisin 34 jam di kereta, gw ketemu penumpang lain yang naik keretanya dari Virginia & turun di Arizona yang menempuh sekitar 3 hari.

Alasan utama gw memilih kereta adalah supaya gw bisa istirahat setelah conference, plus gw bisa menikmati pemandangan bagian selatan Amerika yang berbeda dengan pemandangan sehari-hari gw di utara. Harga tiketnya $158.10.

Dari St. Louis, gw naik kereta Missouri River Runner menuju Kansas City selama 5 jam. Kemudian dilanjutkan  naik kereta Southwest Chief selama 27 jam menuju Flagstaff, Nevada.
Selama total 34 jam, kereta gw melewati beberapa negara bagian: Missouri, Kansas, Colorado, New Mexico, Arizona, dan Nevada. Ada belasan stasiun kecil dan beberapa stasiun besar di antara perjalanan. Di sebagian besar stasiun, kereta hanya berhenti beberapa saat, mungkin sekitar 10-15 menit. Pemberhentian terlama di daerah Albuquerque, New Mexico, hampir 1 jam, sehingga gw masih sempat keluar kereta untuk cari makan malam.

Southwest Chief Route

Rute Southwest Chief–gw naik dari Kansas City, MO hingga ke Kingman, AZ

Yang menarik dari perjalanan ini adalah gw bisa melihat perubahan dari daerah bersalju, savana, & gurun-gunung, sangat memanjakan mata. 34 jam itu gw habiskan sebagian besar di dining car, dimana beberapa bagian tempat duduknya ada yang disetting mengadap kaca, bukan saling menghadap antar penumpang. Kursinya enak banget untuk menikmati pemandangan sambil baca buku. Perjalanan ini menjadi salah satu perjalan paling menarik yang ga bisa gw lupain.

Union Square, Kansas City, MO

Union Station, Kansas City, MO

Dekorasi natal, Union Square, Kansas City, MO

Dekorasi natal, Union Station, Kansas City, MO

Dekorasi natal, Union Square, Kansas City, MO

Dekorasi natal, Union Station, Kansas City, MO

Written by gerald

February 23, 2013 at 1:58 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: